• Keguaan retur adalah untuk memperbaiki kekeliruan pengisian data faktur yang dilakukan oleh pihak yang menerima faktur atau pembeli.
  • Pasal 5A ayat (1) UU PPN, yaitu bahwa PPN atau PPnBM atas penyerahan BKP yang dikembalikan dapat dikurangkan (retur) dari PPN atau PPnBM yang terutang dalam Masa Pajak terjadinya pengembalian BKP tersebut. Secara umum, nilai retur PPN akan mengurangi Pajak Keluaran yang terutang oleh PKP penjual dan akan mengurangi Pajak Masukan dari PKP pembeli.
  • Pasal 3 dan 4 PMK-65/PMK.03/2010, yaitu bahwa nota retur harus dibuat pada saat BKP dikembalikan. Saat Pengembalian BKP adalah saat BKP tersebut dikembalikan oleh Pembeli. Dalam hal terjadi Pengembalian BKP, Pembeli (baik PKP maupun non-PKP) harus membuat dan menyampaikan nota retur kepada PKP Penjual.
  • Pasal 4 ayat (2) PMK-65/PMK.03/2010, isi dan bentuk nota retur paling sedikit harus mencantumkan hal-hal sebagai berikut, yaitu:
    1. nomor urut nota retur;
    2. nomor, kode seri, dan tanggal Faktur Pajak dari BKP yang dikembalikan;
    3. nama, alamat, dan NPWP Pembeli;
    4. nama, alamat, NPWP Pengusaha Kena Pajak Penjual;
    5. jenis barang, jumlah harga jual BKP yang dikembalikan;
    6. Pajak Pertambahan Nilai atas BKP yang dikembalikan, atau Pajak Pertambahan Nilai dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah atas BKP yang tergolong mewah yang dikembalikan;
    7. tanggal pembuatan nota retur; dan
    8. nama dan tanda tangan yang berhak menandatangani nota retur.
  • Setelah penjual menyampaikan faktur pada pembeli, maka pembeli akan melakukan entry data faktur pada Daftar Pajak Masukan miliknya. Jika dirasakan ada item barang yang tidak sesuai maka pembeli akan mengembalikan barang tersebut disertai dengan Retur atas Pajak Masukan (entry dan upload data Retur di menu Retur Pajak Masukan pada aplikasi efaktur pihak pembeli).
  • Bagi pihak penjual/penerbit faktur, Retur dari pembeli tadi diterima kemudian entry di menu Retur Pajak Keluaran. Nantinya, jumlah Retur bernilai negatif dan akan mengurangi jumlah DPP-PPN pada masa pajak saat data Retur diposting.
  • Data Retur harus di upload, baik dari pihak pembeli yang melakukan Retur (sebelum disampaiakan ke pihak penjual) maupun dari sisi penjual/penerbit faktur. Perlu dperhatikan juga bahwa dokumen Retur akan terposting pada masa pajak sesuai tanggal dokumen returnya.
sumber aturan : PMK-65/PMK.03/2010 --- KLIK AJA