Pajak seorang pegawai atau karyawan tentu saja berbeda dengan profesi lainnya. Seperti apakah kewajiban perpajakan bagi seorang karyawan? Simak penjabaran lengakap di bagian ini.

 Memahami Definisi

Pegawai atau karyawan adalah wajib pajak orang pribadi. Karyawan yang hanya menerima penghasilan dari pekerjaannya, administrasi yang harus dijalankan tidak sulit. Mereka termasuk orang-orang yang menerima penghasilan diluar usaha. Tabel dibawah akan menunjukkan cara melakukan pembayaran pajak yang dihadapi oleh seorang karyawan. Kewajiban perpajakan yang harus dibayarkan oleh pegawai yang memperoleh penghasilan semata-mata dari pekerjaannya hanya PPh pasal 25/29. Pemotongan PPh 25/29 dikenakan jika ada penghasilan yang belum dipotong oleh perusahaan/pemberi kerja atau potongan yang dikenakan oleh perusahaan/pemberi kerja atau potongan yang dikenakan oleh perusahaan tidak sesuai dengan perhitungan seharusnya.

Asperk dan Teknis Perpajakan

Meskipun hanya berprofesi sebagai karyawan yang menerima atau memperoleh perhasilan dari satu sumber, kita tidak boleh meremehkan hal-hal teknis administratif. Seorang karyawan juga dapat merencanakan pajak. Hal-hal yang penting diperhatikan saat seorang karyawan ingin melakukan perencanaan pajak adalah sebagai berikut

  • Pastikan bahwa penghasilan telah dipotong oleh pemberi kerja dengan benar. Jika penghasilan telah dipotong pemberi kerja, berarti kita telah terkena pemotongan PPh 21. Periksa dengan teliti jumlah penghasilan, pengurang, yang diperkenankan (iuran pensiun, biaya jabatan), besarnya PTKP, penghasilan kena pajak, dan pajak terutang sesuai tarif yang berlaku. Refer PER - 16/PJ/2016
  • Minta bukti potong pajak / A1 setiap kali penghasilan dikenai potongan atua pungutan, cocokkan identitas kita (nama dan NPWP), kesesuaian jumlah penghasilan, tarif pajak, dan pungutan dengan aturan yang ada
  • Membayar pajak terutang tepat waktu dengan menggunakan SSP diisi dengan benar, dan diadministrasikan dengan benar. Simpan arsip dengan baik dan laporkan lembar ke -3 kepada KPP sesuai batas yang ditentukan. Catatan : Jika memiliki penghasilan diluar gaji / usaha lain, maka akan muncul PPh 29 ( Kurang Bayar ) saat di SPT Tahunan Pribadi
  • Jika terjadi perubahan keadaan, lakukan penyesuaian dan laporkan. Sebagai contoh, terdapat penambahan anggota keluarga (anak). Hal ini akan menambah jumalh PTKP anda. Besarnya pajak yang harus dibayar tergantung dari jumlah PTKP anda sehingga kondisi seperti itu harus dilaporkan ke pemberi kerja. Dampak perubahan akan diperhitungkan dalm tagihan pajak pada tahun berikutnya. Contoh lainnya adalah jika kita memiliki pekerjaan lain di luar status sebagai karyawan, misalnya membuka usaha. Kondisi tersebut membuat anda harus melakukan pencatatan dengan baik karena akan mempengaruhi besaran pajak yang dibayarkan. Refer PER - 16/PJ/2016
  • Mengisi SPT tahunan PPh op (1770 SS atau 1770 S) dengan benar, lengkap, dan jelas. SPT harus diambil di kantor pajka terdekat atau diundiuh di website resmi Ditjen Pajak. Jika ada yang hal yang kurang jelas atau timbul kesulitan, segera hubungi petugas pajak untuk meminta penjelasan. Perhatikan batas waktu penyampaian SPT untuk menghindari sanski administrasi.
  • Apabila karyawan mempunyai istri sebagai karyawati yang memiliki NPWP berbeda dengan suami (menjalankan hak dan kewajiban perpajakan sendiri) harus diperhatikan akibat yang bisa ditimbulkan saat melakukan perhitungan pajak. Anda harus menggabungkan dulu penghasilan istri lalu menghitung pajak tertutang secara proporsional. 

TATA CARA PEMBAYARAN PAJAK KARYAWAN
No
Aspek Perpajakan
kondisi
Langkah yang harus ditempuh
1
Pendaftaran Sebagai Wajib Pajak
Dilakukan jika memiliki penghasilan di atas PTKP
1.       Mendaftarkan diri ke kantor pajak yang wilayah kerjanya meliputi tempat tinggal kita dengan mengisi formulir yang disediakan dan melengkapi dengan syarat yg ditentukan.
2.       Mendaftarkan diri melalui pemberi kerja (PER-16)
2
Perhitungan Pajak
1.       Menghitung seluruh penghasilan yang diterima atau diperoleh selama setahun berdasarkan bukti potong yang diterima dari pemberi kerja termasuk penghasilan yang diterima dari luar negeri.
2.       Penghasilan netto yang diperoleh dikurangi PTKP sehingga diperoleh penghasilan kena pajak.
3.       Pajak terutang dihitung dengan cara megalihkan tarif dengan penghasilan kena pajak

3.
Pelaporan Pajak
1.       Wajib pajak jika penghasilan setahun diatas PTKP.
2.       Wajib dilakukan jika pegawai menerima atau memperoleh penghasilan lainnya, baik yang bukan objek final maupun dikenakan pajak final/ bersifat final
1.       Mengisi formulit 1770 SS jika penghasilan bruto selama satu tahun tidak melebihi 60juta dan tidak menerima atau memperoleh penghasilan lainnya kecuali bunga bank.

2.       Mengisi formulir 1770 S jika menerima atau memperoleh penghasilan dari satu atau lebih pemberi kerja dan penghasilan lebih dari 60 juta dalama setahun

4
Penghapusan NPWP
1.       Ketentuan ini berlaku jika wanita kawin yang memiliki NPWP sebelum menikah, tidak menghendaki menjalakan hak dan kewajiban perpajakan sendiri.
2.       Terjadi jika wajib pajak meninggal dunia.
3.       NPWP akan terhapus jika wajib pajak meninggalkan Indonesia selama-lamanya.
4.       NPWP bisa dihapus jika tidak memiliki penghasilan dari atas PTKP.